Alumni Success Stories from Universitas Brawijaya

Alumni Success Stories from Universitas Brawijaya

1. Bangkitnya Seorang Entrepreneur : Randi Setiawan

Randi Setiawan, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB), mengubah pengalaman kuliahnya menjadi bisnis yang berkembang. Setelah memperoleh gelarnya pada tahun 2015, ia mendirikan startup teknologi yang berfokus pada aplikasi seluler yang dirancang untuk usaha kecil. Pendekatan inovatifnya menarik investor dan menciptakan lebih dari 50 lapangan kerja lokal. Randi memuji program kewirausahaan dan peluang networking UB yang membuka jalan menuju kesuksesannya. Komitmennya untuk memberi kembali terlihat jelas melalui lokakarya yang rutin ia adakan untuk mahasiswa saat ini, mendorong mereka untuk mengejar impian kewirausahaan mereka.

2. Breaking Barriers in Agriculture: Diah Purnamasari

Diah Purnamasari, lulusan Fakultas Pertanian yang berdedikasi, telah membuat kemajuan signifikan dalam praktik pertanian berkelanjutan di Indonesia. Setelah menyelesaikan studinya pada tahun 2016, ia meluncurkan proyek yang mempromosikan pertanian organik di daerah pedesaan, meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Diah menerima Penghargaan Inovator Muda Asia Pasifik yang bergengsi pada tahun 2018, yang menyoroti pendekatan efektif dan komitmennya terhadap keterlibatan masyarakat. Melalui karyanya, Diah telah mendidik banyak petani tentang manfaat praktik organik, memberdayakan masyarakat lokal, dan berkontribusi pada sektor pertanian negara.

3. Kepemimpinan dalam Pelayanan Publik : Budi Santoso

Budi Santoso, alumnus Fakultas Hukum, menunjukkan bagaimana pendidikan hukum dapat membawa peran penting dalam pelayanan publik. Lulus tahun 2013, Budi terjun ke dunia politik dan menjadi tokoh terkemuka di pemerintahan daerah, menjabat sebagai anggota DPRD. Advokasinya terhadap transparansi dan antikorupsi telah memberinya pengakuan, termasuk penghargaan Pemimpin Politik Terbaik 2021 dari sebuah yayasan nasional. Budi menganggap keterampilan analitis yang dikembangkannya di UB sangat penting untuk menavigasi kerangka hukum yang kompleks dan melakukan advokasi bagi konstituennya secara efektif.

4. Innovator in Technology: Siti Aisyah

Di dunia teknologi yang terus berkembang, Siti Aisyah tampil menonjol sebagai pionir. Lulusan ilmu komputer dari Universitas Brawijaya ini, ia ikut mendirikan perusahaan keamanan siber mutakhir setelah lulus pada tahun 2017. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ini telah berkembang pesat, memberikan solusi inovatif untuk memerangi ancaman digital. Kepemimpinan Siti tidak hanya mendapatkan penghargaan, seperti penghargaan Tech Leader of the Year, namun juga menciptakan peluang untuk membimbing calon perempuan di bidang teknologi. Perjalanannya mencerminkan penekanan UB pada pendidikan berbasis teknologi dan penerapan di dunia nyata.

5. Influencing Health Policies: Dr. Irwan Prabowo

Alumni Fakultas Kedokteran yang terhormat, Dr. Irwan Prabowo memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kebijakan kesehatan masyarakat di Indonesia. Setelah lulus pada tahun 2011, ia melanjutkan spesialisasinya di bidang epidemiologi, sehingga ia dapat bekerja sama dengan lembaga pemerintah selama krisis kesehatan, terutama selama pandemi COVID-19. Penelitiannya telah mempengaruhi strategi kesehatan nasional, dengan menekankan pada perawatan preventif. Komitmen Dr. Irwan terhadap kesehatan masyarakat terlihat dari kerjasamanya dengan UB yang menyediakan program pendidikan kesehatan penting bagi mahasiswa dan masyarakat.

6. Memperjuangkan Pelestarian Lingkungan : Nurul Huda

Sosok inspiratif dalam advokasi lingkungan hidup, Nurul Huda, lulusan Fakultas Kehutanan, berdedikasi terhadap upaya konservasi di Indonesia. Lulus pada tahun 2014, ia memulai berbagai proyek yang bertujuan untuk reboisasi dan kampanye kesadaran tentang perubahan iklim. Organisasinya telah bermitra dengan UB dalam inisiatif penelitian, mempromosikan praktik berkelanjutan dalam pengelolaan kehutanan. Solusi inovatif Nurul, seperti upaya reboisasi berbasis masyarakat, telah menarik perhatian kelompok lingkungan hidup internasional, yang menunjukkan pentingnya tindakan lokal secara global.

7. Media Mogul: Leo Gunawan

Dari mahasiswa jurnalisme hingga wirausaha media, perjalanan Leo Gunawan menjadi contoh dinamisnya peluang yang ditawarkan UB. Setelah lulus dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada tahun 2018, ia meluncurkan platform berita online yang mengedepankan jurnalisme investigatif. Komitmen Leo terhadap pelaporan yang beretika membantu platformnya menumbuhkan audiens yang besar, sehingga menghasilkan penghargaan industri. Beliau aktif membawa mahasiswa UB magang di perusahaannya, membimbing generasi jurnalis penerus dan mendorong mereka untuk menjunjung tinggi integritas profesi.

8. Transformasi Industri Fashion: Maya Lestari

Maya Lestari memanfaatkan pendidikannya di bidang desain dari Fakultas Ilmu Budaya UB untuk menciptakan merek fashion yang berkelanjutan. Setelah lulus pada tahun 2017, ia berfokus pada pengadaan material secara etis dan memastikan praktik ketenagakerjaan yang adil. Mereknya dengan cepat mendapatkan daya tarik di kalangan konsumen yang sadar dan ditampilkan di berbagai majalah mode. Maya mengadakan workshop di UB, berbagi wawasannya tentang keberlanjutan dalam fashion, membuktikan pentingnya memadukan kreativitas dengan tanggung jawab sosial.

9. Memajukan Inovasi di Bidang Teknik: Hafiz Rahman

Sebagai lulusan Fakultas Teknik, Hafiz Rahman telah mengukir namanya di bidang teknik mesin. Sejak memperoleh gelarnya pada tahun 2015, beliau telah memainkan peran penting dalam mengembangkan solusi energi terbarukan. Desain turbin anginnya kini diterapkan di beberapa daerah pedesaan, sehingga menyediakan akses energi berkelanjutan. Hafiz meyakini pendekatan hands-on yang dilakukan UB semasa kuliah menjadi kunci dari karya inovatif ini. Ia aktif berkolaborasi dengan departemen teknik UB dalam proyek penelitian yang diarahkan pada teknologi energi terbarukan.

10. Impacting Youth Education: Lestari Widodo

Lestari Widodo, lulusan pendidikan UB, mendedikasikan karirnya untuk meningkatkan angka melek huruf di kalangan generasi muda kurang mampu di Indonesia. Setelah lulus pada tahun 2019, ia mendirikan organisasi nirlaba yang berfokus pada penyediaan sumber daya pendidikan dan bimbingan belajar kepada komunitas marginal. Inisiatif Lestari telah berperan penting dalam mengubah kehidupan, memberdayakan generasi muda melalui pendidikan. Dia secara teratur bermitra dengan UB untuk program relawan, menghubungkan calon pendidik dengan pengalaman lapangan, sehingga menumbuhkan budaya memberi kembali.

Melalui beragam kisah tersebut, komitmen Universitas Brawijaya dalam melahirkan pemimpin, inovator, dan pembuat perubahan semakin bersinar, dan hal ini menunjukkan dampaknya yang besar terhadap masyarakat dan berbagai sektor.